Generasi Luka dan Lahirnya Industri Gaya Hidup: Saatnya Menemukan Jalan Pulang dalam Paradigma Islam
oleh: Mufakkirot Fathinah, SE (Praktisi Pendidikan) Setiap hari, di media sosial kita melihat pemandangan yang sama: anak muda yang semakin tenggelam dalam kegelisahan. Yang satu mengaku terjangkit HIV meski usianya baru 20-an. Yang lain curhat dipukul pacarnya. Ada pula cerita remaja yang kecanduan narkoba karena salah pergaulan, atau mahasiswa yang tiba-tiba viral karena konten sensual yang sengaja dibuat demi like dan uang tambahan. Bila kita tarik ke atas, semua ini menunjukkan satu pola besar: generasi yang sedang terluka . Dan luka ini tidak muncul tiba-tiba. Di balik maraknya pacaran toksik, HIV/AIDS, depresi, dan penyalahgunaan narkoba, ada sebuah arus besar yang mengalir diam-diam: industri gaya hidup yang menjadikan syahwat, validasi visual, dan kedekatan emosional sebagai komoditas ekonomi. Industri yang menjadikan manusia bukan lagi manusia—melainkan produk . Fenomena ini tidak bisa dipandang sebagai kesalahan pribadi semata. Ia adalah bagian dari struktur sosial yang j...
.png)
.png)


.png)